ECOBRICK SOLUSI CERDAS MENGURANGI SAMPAH PLASTIK DI PEKON SINAR BANTEN KECAMATAN TALANG PADANG

Authors

  • Ahmad Saleh Fakultas Hukum, Universitas Lampung
  • Aryu Kusmita Universitas Lampung
  • Finka Marisa Geananda S Universitas Lampung
  • Muhammad Lathoif Romadhon Universitas Lampung
  • Poetri Hana Nurhandayani Universitas Lampung
  • Rivan Hedrian Pramudya Universitas Lampung
  • Vira Verina Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/buguh.v2n4.1141

Keywords:

sampah, ecobrick, daur ulang

Abstract

Plastik banyak digunakan dalam berbagai macam kebutuhan manusia. Permasalahan utama dari limbah plastik adalah limbah yang tidak bisa terurai secara alami. Memerlukan waktu yang sangat lama untuk membersihkan sampah plastik, terlebih lagi karena penggunaan sampah plastik hampir tidak bisa dikendalikan di Pekon Sinar Banten. Pengolahan sampah plastik di Pekon Sinar Banten masih belum dikelola dengan baik sehingga masih banyak sampah plastik yang berakhir di sungai karena tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Artikel ini berupaya memberikan gambaran dan penjelasan terkait program kerja GPS (Gerakan Peduli Sinar Banten) tentang pembuatan ecobrick, meliputi proses, tahapan, hasil, dan manfaatnya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif. Hasilnya, masyarakat menerima pemahaman dan wawasan baru dalam hal pemanfaatan limbah plastik menjadi ecobrick. Ecobrick merupakan salah satu upaya kreatif untuk mengelola sampah plastik menjadi benda-benda yang berguna mengurangi pencemaran sampah plastik. Pembuatan ecobrick masih belum begitu popular di kalangan masyarakat Sinar Banten. Sebagian besar masyarakat masih memperlakukan plastik-plastik bekas sebagai sampah plastik rumah tangga yang mencemari lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

30-12-2022

Issue

Section

Articles