EDUKASI INTERAKTIF DAN AKSI GIZI: UPAYA PREVENTIF STUNTING DAN PEMBENTUKAN KEBIASAAN MAKAN SEHAT SISWA SD NEGERI 5 SUMBER REJO

Authors

  • Rachel Meilina Prabowo Br Sinulingga Sinulingga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung
  • Henky Mayaguezz Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Aria Gustav Satria Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Marchellino Sipahutar Fakultas Teknik, Universitas Lampung
  • Divana Sudhitara Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Evi Wulandari Fakultas Mipa, Universitas Lampung
  • Najma Zinta Andina Marzuki Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • M. Diko Akbar Rizky Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung
  • Zhira Zirlayanggari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung
  • Agung Febri Kurniawan Fakultas Teknik, Universitas Lampung
  • Eis Rahmawati Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Alvina Anggi Wijaya Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Nadya Syafika Putri Fakultas Hukum, Universitas Lampung
  • Abdul Hakim Wasis Fakultas Hukum, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/buguh.v6n2.3440

Keywords:

Stunting, Edukasi Gizi, Aksi Gizi, Siswa Sekolah Dasar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi perhatian di Indonesia karena berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak usia dini, termasuk pada anak usia sekolah dasar melalui edukasi gizi dan pemenuhan asupan gizi seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa kelas III SD Negeri 5 Kelurahan Sumberrejo mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting melalui edukasi dan aksi gizi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi gizi menggunakan media piring gizi yang disampaikan secara interaktif serta aksi gizi berupa pemberian telur dan susu sebagai sumber protein hewani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pengertian stunting, pentingnya gizi seimbang, serta manfaat konsumsi protein hewani bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mulai memiliki kesadaran untuk membiasakan konsumsi makanan bergizi serta mengurangi jajanan yang kurang sehat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi gizi dan aksi gizi efektif sebagai upaya preventif dalam mendukung pencegahan stunting sejak usia sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

09-06-2026

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1-10 of 115

You may also start an advanced similarity search for this article.