PELATIHAN PEMBUATAN BIOSAKA SEBAGAI ALTERNATIF PUPUK PERTANIAN DI KAMPUNG SRIWIJAYA KECAMATAN UMPU SEMENGUK KABUPATEN WAY KANAN
DOI:
https://doi.org/10.23960/buguh.v5n4.2499Keywords:
pupuk kimia, Biosaka, Way kananAbstract
Biosaka terdiri dari dua kata, yaitu "Bio" dan "Saka". "Bio" memiliki arti terkait hayati atau tumbuhan,
sementara "Saka" merujuk pada usaha menyelamatkan alam kembali ke alam. Biosaka adalah elisitor atau
senyawa biologis yang merangsang peningkatan produksi fitoaleksin ketika diterapkan pada tanaman. Artikel ini
berupaya memberikan gambaran dan penjelasan terkait program kerja pembuatan biosaka, meliputi proses,
tahapan, hasil, dan manfaatnya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan model
deskriptif-eksplanatif. Hasilnya, masyarakat menerima pemahaman dan wawasan baru dalam hal pemanfaatan
tumbuhan rerumputan yang ada disekitar tempat tinggal. Selain itu, masyarakat dapat mengurangi penggunaan
pupuk kimia dan pupuk buatan pabrik yang umumnya sudah digunakan oleh masyarakat kampung, sehingga
dapat meminimalkan pengeluaran petani dalam proses bercocok tanam. Artikel ini berkontribusi dalam
keilmuan pertanian berkelanjutan serta praktek dan strategi pengimplementasian poin SDGs.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

