SOSIALISASI DAN PRAKTIK PEMBUATAN PUPUK KOMPOS TAKAKURA DI DESA PONCOWARNO KECAMATAN KALIREJO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.23960/buguh.v5n3.2674Keywords:
sampah organik, pupuk kompos, takakura, pengelolaan limbahAbstract
Pengelolaan sampah organik menjadi tantangan utama di Desa Poncowarno, terutama akibat kebiasaan membakar sampah yang berpengaruh buruk pada lingkungan. Program ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan metode pembuatan pupuk kompos takakura sebagai alternatif berkelanjutan dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Kegiatan ini mencakup sosialisasi dan praktik langsung pembuatan pupuk kompos takakura dengan pendekatan kualitatif serta metode deskriptif-eksplanatif. Sebagai hasilnya, masyarakat mendapatkan wawasan baru mengenai manfaat kompos takakura dan teknik pembuatannya. Implementasi metode ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, meningkatkan kesuburan tanah, serta mendukung pertanian berkelanjutan. Artikel ini terbatas pada pelaksanaan KKN Universitas Lampung Periode 1 Tahun 2025 dan berkontribusi dalam penerapan konsep ekonomi sirkular serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

