SOSIALISASI BILIK XXI (Bilik Informasi Konseling Edukasi Kesehatan Reproduksi) Di Desa Teba Jawa Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran
DOI:
https://doi.org/10.23960/buguh.v2n2.457Keywords:
kesehatan organ reproduksi, anak-anak, pendidikan seksual, mediaAbstract
Kesehatan Reproduksi adalah kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang utuh bukan hanya bebas dari penyakit atau kecatatan, dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya. Indonesia saat ini berada dalam keadaan darurat kekerasan seksual terhadap anak-anak. Pendidikan seksual dini penting untuk mengurangi tingkat kekerasan seksual pada anak-anak. Namun, pencegahan berbasis media untuk pelecehan seksual di desa Teba Jawa masih terbatas. Pendidikan kesehatan reproduksi berbasis media dapat menjadi solusi yang efektif untuk memperkenalkan pencegahan primer untuk pelecehan seksual anakmetode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan menggunakan alat peraga , musik dan lagu, serta permainan peran. Pengetahuan dan keterampilan anak-anak setelah konseling berbasis media meningkat. Pada akhir kegiatan, anak-anak dapat menunjukkan bagian tubuh tertentu yang tidak boleh disentuh oleh orang lain dan mempraktikkannya dengan menyanyikan lagu pencegahan kekerasan seksual menggunakan gerakan yang benar. Berdasarkan hasil ini, pendidikan kesehatan reproduksi berbasis media sangat efektif, sehingga sangat dianjurkan untuk diterapkan dalam konseling kesehatan reproduksi, terutama pada anak-anak.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

